Postingan

Menampilkan postingan dengan label Open Source

Zorin OS

Gambar
Zorin OS adalah distribusi Linux berdasarkan Ubuntu yang bertujuan agar memiliki antarmuka semirip mungkin dengan Microsoft Windows. Dengan upaya menyediakan kemudahan untuk perpaling ke dunia open source bagi mereka yang masih terjebak di Windows, sistem operasi yang ditenagai Ubuntu Linux ini cukup berhasil memikat banyak pengguna dalam waktu yang singkat. Zorin OS menyediakan aplikasi Zorin Look Changer yang dapat menyulap dalam sekejap, dan mengganti penampilannya menjadi seperti Windows 7, Windows XP, atau desktop GNOME. Untuk kosmetik agar bisa menyerupai Mac OS X, Unity dan Windows 2000 tersedia antarmuka tersendiri disertakan bersama edisi premium. Zorin OS juga menyematkan Wine dan PlayOnLinux guna memungkinkan pengguna untuk memasang software aplikasi (termasuk games) Windows di Zorin OS. Anda bisa memperoleh Zorin OS dengan mudah. Caranya dengan mengunduh file ISO Zorin OS kemudian membakar file ISO tersebut pada sebuah DVD atau USB (jika saat ini Anda menggu...

Install Google Chrome di Debian Squeeze

Gambar
Chromium yang ada di repository Debian sudah ketinggalan jaman, beberapa fitur sudah usang, contohnya seperti fasilitas sinkronisasi akun. Untuk menikmati peramban keluarga chromium, bisa memasang Google Chrome, untuk cara install Google Chrome dari repository google sebagai berikut : Tambahkan repository google ke /etc/apt/sources.list # echo "deb http://dl.google.com/linux/chrome/deb/ stable main" | tee -a /etc/apt/sources.list Tambahkan kunci gpg google # wget -q -O - https://dl-ssl.google.com/linux/linux_signing_key.pub | apt-key add - lakukan proses update   # apt-get update Install Google Chrome # apt-get install google-chrome-stable

Mitos Open Source dan linux yang Keliru

Gambar
Linux dan program-program opensource sudah banyak diberitakan dimana-mana. Tapi ada beberapa hal yang salah kaprah yang sering saya jumpai di masyarakat. Tidak hanya masyarakat awam, bahkan di level Mahasiswa juga masih banyak yang sering salah pengertian. 1. Linux dan Program Opensource itu Gratis. Oops.. salah kaprah paling umum adalah menganggap semua yang berbau opensource adalah gratis. Kenyataannya, yang dimaksud opensource adalah kode program yang terbuka, dalam arti semua orang bisa melihat dan mengakses ke Kode Sumber program-program Opensource. Penjabaran definisi "Opensource" seperti dalam definisi dari Open Source Initiative . Salah satunya adalah definisi no 1 : "Free Redistribution The license shall not restrict any party from selling or giving away the software as a component of an aggregate software distribution containing programs from several different sources. The license shall not require a royalty or other fee ...

Memasyarakatkan Linux

Gambar
Jika ingin Linux memasyarakat di Indonesia, STOP pemikiran bahwa linux akan berkembang dengan sendirinya. Tanpa pemasaran yang baik, dijamin linux akan bernasib seperti penguin dikebon binatang, hanya dijadikan tontonan dan tidak akan pernah keluar dari kandang. Berikut adalah beberapa tip dan trik yang saya dapat dari pengalaman selama ini dalam sosialisasi linux dan pemanfaatan linux untuk menunjang kegiatan usaha. 1. Kemasan produk. Produk yang laris manis dipengaruhi oleh kemasan yang menarik, Ini fakta dalam dunia perdagangan. Oleh karena itu jika ingin memasarkan Linux, kemaslah semenarik mungkin. ISO Linux bisa di download dengan bebas, tapi tergantung kecepatan internet. Dengan bandwidth internet rata-rata, dan besar ISO mulai 600MB sampai 4GB, tentunya tidak semua masyarakat mampu mengunduh via internet. Ada baiknya dibuat dalam bentuk CD/DVD dengan Cover dan Case yang menarik, yang dapat diedarkan/dijual dengan harga terjangkau.  Bundli...

Bebas bukan Gratis !!!

Gambar
“ tujuhbelas agustus tahun 45 itulah hari kemerdekaan kita hari merdeka, nusa dan bangsa hari lahirnya bangsa Indonesia Merrrrrdeeekaaaaa ….. “ itulah sepenggal lirik lagu sering dikumandangkan  di Negeri ini saat hari kemerdekaan yang selalu diperingati tiap tahun. Di era teknologi informasi muncul suatu pertanyaan: pentingkah kemerdekaan ? Sudahkah kita merasa merdeka ketika menggunakan mesin komputer dan gadget lainnya ? Merdeka adalah kebebasan menggunakan program yang didapat secara berbayar maupun gratis. Pengguna juga memperoleh kebebasan untuk mempelajari cara kerja, proses yang terjadi, lalu memodifikasi menjadi lebih baik atau sesuai selera, dan menyebarluaskannya. Kebalikan dari merdeka adalah terikat. Terikat bukan berarti harus membayar lisensi yang mahal. Terikat juga dapat berbentuk ketergantungan kepada pembuatnya atau vendor tertentu sehingga jika ada masalah dikemudian hari, tidak ada pilihan lain selain meminta bantuan kepada sang pembuat ...

Linux bukan untuk semua orang ...

Hari ini seperti biasa saya browsing ke berbagai blog yang mungkin saja menarik perhatian saya. Kali ini saya mencari blog yang menulis artikel tentang Linux. Ya, banyak sekali yang menarik disana. Namun ada juga beberapa tulisan yg dari segi isi mungkin dikatakan cukup baik, tapi dari segi motivasi, inovasi dan pendekatan secara Open Source, saya menilainya kurang baik. Banyak saya temukan tulisan yang membahas beberapa program emulator yang familiar bagi kita seperti VMWare, VirtualBox, wine dan lainnya. Masing-masing menjelaskan detail HOWTO-nya. Dari segi isi ini tidak masalah. Tapi pertanyaan saya adalah “Mengapa kita harus selalu kembali ke Windows dan aplikasinya, padahal kita sudah berada di dunia istimewa dengan Linux?” Bagi saya, kalau mau bangga dengan Linux maka pakailah aplikasi Open Source untuk semua kegiatan kita. Tinggalkan semua aplikasi Windows (apalagi itu bajakan). Satu lagi, tentang GAME, harus diakui Linux dan Open Source masih suli...

Jika Linux hanya Android ....

Gambar
Android telah membuat Linux dan Open Source menjadi sangat "manusiawi" dan "nyaman" digunakan. Pengguna Android merasakan Linux yang ada di hp (handphone / smartphone) atau tablet-nya itu bukan barang aneh. Lalu mengapa Linux selain Android tidak/belum bisa seperti Android? Penyebab pertama Android mudah diterima pengguna hp dan tablet (Android-Pad) adalah karena Android menggabungkan Linux dan program-programnya dengan perangkat keras hp dan tablet dalam satu paket perakitan dan penjualan. Itu tidak/belum terjadi dengan umumnya sistem operasi Linux non Android. Umumnya Linux masih dikembangkan secara "mandiri" atau terpisah dengan perakitan komputer. Selain Android, hanya beberapa Linux yang sukses dalam penjualan karena berhasil memaket dengan perakitan dan penjualan hardware ini, salah satu contohnya Linux RedHat yang dipaket dalam penjualan server. Kita masih menunggu Linux Meego yang sedang ditinggal induknya – Nokia. Kit...

Mengubah Warnet Jadi Training dan Testing Center

Sebuah Ide Gila… Sudah sering kita menerima kabar yang kurang baik dari pengusaha warnet. Sejak lebih dari satu tahun terakhir, omset warnet menurun tajam, bahkan beberapa warnet tutup karena tidak layak lagi untuk mencari makan, alias merugi. Di saat bersamaan sering tertulis dan terlihat berita menyedihkan, banyak penggangguran tapi banyak lowongan kerja tak terisi. Kontradiktif ... Ada sekelompok orang yang mengemukakan solusi dengan menggali ide untuk memanfaatkan warnet. Beberapa ide sudah dijalankan teman-teman, antara lain mengubah warnet sebagai usaha desain grafis, jual-beli komputer, perbaikan komputer, dukungan teknis LAN dan wireless LAN, jasa pengetikan skripsi yang kadang tidak hanya mengetik, dan lain-lain. Tapi satu ide yang belum terlihat digarap serius, yakni tempat pelatihan komputer yang bersertifikasi. Istilah asingnya, Training and Testing Center . Masalahnya, selama ini pelatihan yang bersertifikasi selalu identik dengan biaya m...

Siapa yang Untung jika Open Source Berjalan pada Jutaan Komputer di Indonesia?

Gambar
Seandainya 8 juta komputer atau 80-an persen komputer — yang menurut sebuah survey masih pakai software bajakan — berjalan di atas sistem operasi yang bersifat Open Source, siapa saja yang diuntungkan? Meskipun ini baru mengandai-andai, tidak mustahil ini terjadi, dengan syarat saya dan Anda yang memulainya. Organisasi Bisnis: Perusahaan atau operator telekomunikasi dan ISP, karena pengguna Open Source memiliki kesempatan mendowload banyak program tanpa biaya lisensi, sehingga semakin banyak pengguna Open Source semakin banyak pengakses internet. Organisasi Publik: Pemerintah Indonesia, karena ranking sebagai negara pembajak software akan turun, dan devisa akan dihemat, lalu rakyatnya jadi lebih sehat jasmani/rohani karena menggunakan software legal, halal, dan tidak-mahal. Organisasi Non Profit: Lembaga Pendidikan, karena dapat mengajarkan informatika dengan benar sesuai kurikulum, tanpa harus membajak atau mengemis minta diskon besar. Personal: R...

Hebatnya Keyboard

Pengguna komputer biasanya terampil menggunakan keyboard, mulai dari yang sederhana seperti mengetik status di FB, update Twitter, menulis email, ngobrol via chatting, hingga yang serius seperti menyusun skripsi, membuat hitungan keuangan, membuat presentasi, termasuk yang suka membuat program. Semua butuh dan senang pakai keyboard, tidak ada yang mengeluh mengapa tidak bisa melakukan itu semua dengan klik mouse saja? Manfaat besar keyboard tidak hanya untuk mengetik seperti di atas, tapi juga mengetik untuk menjalankan program agar cepat dan hemat tenaga. Kalau menggunakan sistem operasi Linux di komputer desktop atau server, keyboard dapat digunakan untuk hampir semua keperluan. Berikut ini hanya sedikit contoh hebatnya keyboard. 1. Mengganti alamat IP ethernet atau wlan, misal menjadi 192.168.1.234. Mengetik keyboard-nya (sebagai user root atau diawali perintah sudo su -) adalah ifconfig eth0 192.168.1.234 atau ifconfig wlan0 192.168.1.123 2. Mengga...

Melangkah Bersama Pinguin ...

Gambar
     Ini bukanlah panduan mutlak untuk para pemula, hanya beberapa saran atau masukan dari beberapa mentor yang menurut saya rasa berharga untuk dilakukan jika kita ingin berinteraksi dengan Linux. Saya mencoba menuangkannya dalam bahasa yang sesederhana mungkin dan mudah-mudahan mudah untuh dipahami. Pilih distro yang sesuai dengan keinginan Tentu saja memilih distro yang sesuai adalah hal pertama yang harus anda putuskan. Saran saya pakailah distro-distro besar seperti Slackware, Debian, RedHat, atau turunannya yang "sudah besar" kaya Ubuntu, Mandriva, Zen Cafe, Fedora. Kenapa saya menyarankan hal tersebut ? karena distro-distro tersebut sudah memiliki dukungan yang sangat baik hingga memudahkan anda untuk belajar dan berinovasi. Setelah itu tinggal kita menyesuaikan kebutuhan kita. Kalo membutuhkannya untuk server carilah distro yang memiliki tingkat kestabilan yang tinggi, tapi jangan berharap akan memiliki multimedia yang baik karena fungsi ...

Open Mind With Open Sources

Gambar
Untuk saat ini saya telah gencar-gencarnya mengkampanyekan produk-produk dari open source. Bukannya saya membenci segala produk yang berasal dari Microsoft, yang saya benci adalah monopoli dalam segala bentuk manifestasinya, ketidakbebasan dalam hal memilih dan menggunakan alternatif atau inovasi lain, ketidakterbukaan dalam usaha untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi atau apa yang sebenarnya dilakukan, ketidakadilan dalam memberikan perhatian dan kesempatan yang sama besarnya kepada produk Open Source agar dapat berkembang seperti terlihat di negara lain yang telah membuktikan bahwa mereka telah berhasil menerapkan Open Source. Para pengguna komputer di Indonesia selalu berfikiran bahwa open source terlalu susah untuk dipakai ! ngga ada yang susah untuk belajar .... yang susah itu mengumpulkan keberanian memulai untuk belajar ! Kita terlalu terlena dengan modal rata-rata Rp 10.000,- untuk membeli CD bajakan untuk aplikasi komputer yang ingin kita pakai ......